Label

Tampilkan postingan dengan label CATATAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CATATAN. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 Desember 2013

Jangan Meninggalkan Amal


Jangan meninggalkan amal karna takut tidak ikhlas. Beramal sambil meluruskan niat lebih baik dari tidak beramal sama sekali

Jangan meninggalkan zikir karna ketidak hadiran hati. Kelalaian kita dari zikir lebih buruk daripada kelalaian kita saat berzikir

Jangan meninggalkan tilawah karna tak tau maknanya. Ketidaktauan makna dalam tilawah masih lebih baik daripada ketidak mauan membaca firman-Nya

Jangan meninggalkan dakwah karna kecewa. Kesabaran kita bersama orang2 shalih lebih baik daripada kesenangan kita bersama orang2 yg tidak shalih

Jangan meninggalkan amanah karna berat. Beratnya amanah yg kita emban Insya Allah sebanding dengan beratnya timbangan amal yg akan kita dapatkan

Jangan meninggalkan medan juang karna terluka. Kematian di medan juang lebih baik baik dari pada hidup dalam keterlenaan

Jangan meninggalkan kesantunan karna lingkungan kasar. Santun kita saat dikasari hanya akan menambah kemuliaan dan mengundang simpati-Nya

Allahumma mushorrifal quluub shorif quluubana ‘ala tho’atik
Yaa muqollibal quluub tsabbit quluubanaa ‘alaa diinik

Ya Allah yg memalingkan hati manusia, palingkanlah hati kami di atas ketaatan pd-Mu
Wahai yg membolak balikkan hati, teguhkanlah hati kami di atas agama-Mu

Senin, 09 Desember 2013

Sabar dan Tawakal

sumber gambar: al-ihtisyam.blogspot.com

Ketika di malam hari, lampu mati, maka dunia terasa gelap, jangankan pintu, temboknya aja gak kelihatan,
padahal sebenarnya pintu dan temboknya masih ada,
cuma mata kitanya aja yg ga lihat, karena gelap… #nyalain-lilin

begitu juga ketika, hidup terasa berat, ujian bertubi-tubi,
solusi ga ketemu, otak udah mentok, pikiran buntu, sumpek kepala…
berarti cahaya hati kita yang mati, karena sebenarnya jalan keluar dan harapan selalu ada dekat kita….
cuma kitanya aja yang gak melihat petunjuk tersebut,
karena mata hati kita gelap, tertutup oleh maksiat dan kesombongan sehingga gak mau menerima hidayah Allah…
#nyalain-cahaya-hati-kembali-pd-Allah-

Pesan Rosul:
“Jagalah Allah, Dia akan menjagamu. Jagalah Allah, kamu akan menjumpai Nya ada di hadapanmu. Kenalilah Dia dalam keadaan lapang, Dia akan mengenalimu di waktu sempit.
Jika kamu minta, mintalah kepada Allah. Jika kamu memohon pertolongan, mohonlah pertolongan (hanya) kepada Allah.
Pena telah kering terhadap semua yang ada.
Jika seluruh makhluk berkumpul ingin memberimu syafa’at (menolongmu) dengan sesuatu yang tidak ada dalam takdir Allah untukmu, mereka tidak akan sanggup melakukannya.
Dan jika mereka ingin membahayakan dirimu dengan sesuatu yg tidak ada dalam takdir Allah padamu, mereka tidak akan sanggup melakukannya.
Ketahuilah, sesungguhnya dalam kesabaran terhadap hal yang tidak kamu sukai ada banyak sekali kebaikan.
Sesungguhnya kemenangan datang bersama dengan kesabaran.
Sesungguhnya jalan-keluar datang bersama dengan kesulitan.
Dan sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”
(Arba’in Nawawi)

Rabu, 27 November 2013

4 Tips Agar Tidak Iri pada Orang Lain

Pernahkah Anda membandingkan diri Anda dengan orang lain? Mungkin ketika kita melihat orang lain sukses namun kita tidak, tiba-tiba terlintas dalam pikiran, “Mengapa saya tidak seperti dia?” dan itu terjadi secara terus menerus dalam hal lainnya. Untuk mengatasi pemikiran-pemikiran tersebut, Anda bisa mengikuti tips yang dilansir dari Huffingtonpost berikut ini.

Kenali Diri Sendiri
Hal pertama yang perlu dilakukan agar tidak membandingkan diri sendiri dengan orang lain adalah kenali diri sendiri. Jika Anda mengenal diri sendiri, ketika Anda melihat keberhasilan orang lain membuat Anda terpacu menjadi lebih baik, bukannya merasa minder atau sedih. Gambarkan diri Anda dalam kata-kata, seperti pintar, kuat, baik, keibuan, visioner, dan sebagainya. Dengan mengenal dan menghargai diri sendiri membuat Anda tidak akan ingin menjadi seperti orang lain.

Setiap Orang Memiliki Kelebihan Masing-masing
Mungkin ada orang tua yang berkata, “Duduk tegak seperti saudaramu” atau “Bersihkan kamarmu seperti kakakmu." Itu membuat anak belajar untuk mengukur apa yang dlakukan dengan apa yang telah dilakukan orang lain. Tapi itu tidak akan berpengaruh ketika setiap manusia memiliki karunia yang unik dan berbeda.

Yang Penting Makna, Bukan Pengakuan
Ketika Anda menghabiskan hidup Anda untuk mengejar pengakuan orang lain, boleh jadi itu akan membuat Anda merasa khawatir tentang siapa yang nantinya melewati Anda. Itu akan membuat Anda membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Jika Anda bekerja untuk mewujudkan impian, posisi Anda dalam suatu kekuasaan (jabatan) bukanlah masalah.

Meniru Orang Berhasil
Ketika seseorang melakukan sesuatu dengan baik, coba evaluasi apa yang membuatnya berhasil, dan cari cara untuk memasukkan sifat-sifat keberhasilannya dalam kehidupan Anda sendiri.

sumber: republika online

Sahabat, Pakaian, Amal dan Rizki

"Aku mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Aku memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Aku mencari segala bentuk rezki, tapi tidak menemukan rezki yang lebih baik daripada sabar" (Sayyidina Umar bin Khattab).